Kamis, 16 Mei 2019

Test MTSN 01 Tangerang Selatan


Yup!. Siapa yang tidak tahu salah satu sekolah unggulan di Tangerang Selatan ini? Tentu banyak siswa-siswi yang mengincar sekolah ini. Sekolah ini menawarkan pengajaran islami sehingga siswa-siswi diajarkan pendalaman agama sedari usia dini. Dan sekolah ini juga mampu bersaing dengan sekolah sekolah unggulan lainnya.

Jadi, pasti persaingan untuk masuk sekolah unggulan ini tidaklah mudah. Dan sekarang aku akan menceritakan kisah ku yang menjadi 1 dari seribu (lebih) siswa yang ingin masuk ke sekolah MTSN 01 Tangsel.

Oke. Dari awal, aku sudah berniat mendaftarkan diriku di MTSN 01 Tangsel. Aku semakin bersemangat ketika sahabat baikku juga akan mendaftar disana. Dan tentu tak hanya sahabatku saja, dari sekolahku, banyak siswa yang juga ingin mendaftarkan diri mereka masing-masing.


First step. Di hari yang sudah ditentukan, aku harus mendartarkan diriku secara online dengan beberapa syarat dan ketentuan. Yang jelas, nilai rapot kita dibutuhkan di beberapa pelajaran. Ada juga bagi yang ingin mendaftarkan ke pesantren di sana. Pagi-pagi sekali, ayahku mendaftarkan ku secara online dengan seluruh kebutuhan mendaftar. Dan aku mendapat nomor 95.

Dan betapa terkejutnya aku ketika mengetahui sahabatku berada dinomor 96. Wow! Kami seperti janjian. Teman-teman ku yang lain juga mendapat angka mereka masing-masing. Jika kalian ingin mendaftar, kalian harus segera! Karena, teman sekelas ku sampai ada yang tidak dapat mendaftar karena kehabisan alias sudah penuh!.

Second step. Guru agama disekolahku membuka les bagi kami yang ingin masuk MTSN 01 Tangsel. Dengan syarat memiliki buku khusus. Dan buku itu dijual di koperasi MTSN 01 Tangsel. Jadi, kalian bisa membelinya juga. Judulnya “kumpulan soal seleksi masuk MTSN 1 Kota Tangerang Selatan”. Namun, guru agamaku hanya mengajarkan soal-soal quran hadits, aqidah akhlak, fiqih, dan sejarah kebudayaan islam.

Sedangkan untuk bahasa Indonesia, matematika, IPA, bahasa inggris, aku belajar sendiri. Buku ini sangt membantu. Karena soal-soal yang diberikan tak jauh dai soal-soal di buku itu. Jadi, bagi kalian yang ingin masuk MTSN 01 Tangsel, aku sarankan untuk membelinya.

Third step. Pengumuman kelulusan berkas-berkas. Dan ya… Alhamdulillah aku lulus!. Sebagan besar dari teman-teman sekolah ku juga lulus. Dan waktu yang tersisa menunggu hari test aku habiskan untuk belajar. Mengulangnya kembali, sampai benar benar bisa.

Fourth step. Hari test pun tiba. Aku berkumpul dengan teman-temanku. Kami akan dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai nomor pendaftaran untuk memudahkan test. Ohya, kami juga membawa semacam kertas yang berguna sebagai kartu yang akan ditanda tangani oleh pengawas.

Test dibagi menjadi dua. Test pertama menggunakan computer. Sebelum itu, akan ada password dan id yang harus kita isi. Lalu kita akan mulai mengerjakan soal soal dengan menjawab A, B, C, atau D. soal soal itu seperti pelajaran IPA, Bahasa Indonesia, matematika, dan Bahasa Inggris.

Ketika kita sudah selesai, kita akan lanjut ke soal soal agama, masih dengan cara yang sama. Test kedua mengerjakan selembar kertas berisi soal-soal baca tulis Al Qur'an. Setelah itu, nama kita akan dipanggil satu per satu untuk mengaji. Lalu, kita akan ditanya tentang makhroj. Ohya, waktu dan hari test bisa berbeda-bed sesuai nomor pedaftaran.

Fifth step. Hari penguman hasil test. Kalian bisa melihatnya secara online.Tentu saja adalah hari yang sangat menegangkan. Dan Alhamdulillah aku kembal lulus! Yeay!

Sixth step. Setelah lulus, kita akan diwawancara. Wawancara tersebut mengenai mengapa kita ingin sekolah disini , atau kebutuhan yang perlu ditanyakan.

Nah.. itulah pemgalamanku menjali test di MTSN 01 Tangsel. Bagi yang juga ingin masuk ke MTSN 1 Tangsel, aku doakan lulus ya.. terimakasih.

💜 Alinga Ziayudi

Sabtu, 14 Juli 2018

Dek Paksi Mau Nulis Juga?


“Ci…., jangan dong “ kataku saat aku sedang menulis di blog. “Ihhh, kak emang kenapa sih ? “ balasnya dengan cubitan gemas di tanganku. Dari awal dia terus mengganggu ku. “Kamu ini kenapa sih ?! gangguin kakak aja ! main aja sana “ kataku kesal karena Paksi ( adik paling kecilku ) terus mengangguku tanpa henti hentinya.

Caraku Mencari Ide Cerita



Cerita yang ku maksud kali ini adalah cerita buku. Kalau ada waktu luang atau lagi gak ada kerjaan, aku suka membaca buku. Aku lebih suka buku buku yang fiksi. Jika buku tersebut diambil dari kisah nyata, aku akan memilih buku ,hanya yang aku suka. kalau novel VS komik, aku lebih suka komik. Apalagi yang full colour. Tapi bukan berarti aku gak suka atau ogah membaca buku novel. Buku yang kurang aku suka adalah buku pelajaran . HAHAHA. Apa lagi kalau itu buku matematika.

Minggu, 08 Juli 2018

Ini Blogku...


ini salah satu buku cerita yang aku buat. yang bikin dan edit photonya Ibu :)

Sebenernya blog ini bukan punyaku sepenuhnya. Dari namanya aja udah kelihatan kalau blog ini punya ku dan adek aku. Tapi,mungkin yang lebih banyak ngisi blog ini itu aku. Soalnya emailnya emailku. Kalau Zaha (adekku) emang ga terlalu suka dan ga tertarik untuk nulis, baik di buku ataupun di blog. Karena setiap aku ajak nulis dia selalu nolak dan keliatan ogah ogahan. Dulu dia sempet nulis cerpen di buku tulisnya, ceritanya lumayan sih. Tapi kocak banget cerita dan judulnya. Alurnya agak aneh, tapi boleh juga. Soalnya kocak kocak gitu tetep menghibur kok.

Back to Top